Tausiyah Islami

Berbagi ilmu dan pengetahuan tentang Islam

Ibadah Pagi dan Memuji Nama Allah

Bangunlah di pagi hari dengan memuji nama Allah Ta’ala yang telah menghidupkan kembali setelah kematian dalam tidur yang sementara. Bergegaslah menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu; yang di dalamnya ada aktivitas menghirup air ke dalam hidung, kemudian mengeluarkannya kembali. Di dalam hidung itulah, biasanya setan bersembunyi.

Rapikan badan, hiasi dengan pakaian terbaik dan wewangian yang dimiliki. Menghadaplah Sholat Tahajut kepada Allah Ta’ala dalam dua rokaat pembuka yang pendek sebagaimana disunnahkan oleh Rasulullah.

Tambahlah dengan dua, empat atau enam rokaat lagi, sesuai kemampuan terbaik yang kamu miliki. Rukuklah, sujudlah, berdoalah; dengan takut jika tak dikabulkan dan khawatir jika pinta itu ditolak.

Dengan satu, tiga, atau lima rokaat sebagai penutup malam sunnah witir yang Nabi pun tak pernah luput dari mendirikannya. Setelah itu, tunggulah Subuh dengan perbanyak memohon ampun kepada Allah Ta’ala. Itulah istighfar di waktu sahur yang pelaksanaannya dianjurkan langsung oleh Allah Ta’ala di dalam al-Qur’an.

Saat adzan Subuh mengalun syahdu mendayu, bergegaslah mendatanginya dengan semangat membaja. Iringi langkahmu dengan doa-doa yang disunnahkan. Kemudian, sampaikan pinta agar diri senantiasa dikuat dan istiqamahkan dalam taat kepada Allah Ta’ala.

Subuh, adalah pembeda. Hanya orang terpilih yang kuat mendawamkanya di awal waktu, berjamaah di masjid. Apalagi jika terazamkan agar tidak tertinggal takbir pertama imam. Allahu Akbar walilahil hamd.

Maka setelah subuh, bisa dioptimalkan untuk dzikir pagi, membaca, menghafal, atau menadabburi kalam-kalam Allah Ta’ala. Amat diutamakan jika bisa menjalanlannya hingga terbit kemudian melakukan shalat sunnah Syuruq.

Kemudian tatkala matahari mulai meninggi, saat hangatnya mulai terasa, jika pun di tengah-tengah kerja, sempatkanlah beberapa rakaat Dhuha sebagai salah satu bentuk syukur atas banyak nikmat yang telah Dia berikan.

“Dan tidaklah seorang hamba mendekat kepada-Ku dengan ibadah sunnah sampai Aku mencintainya,” demikian Firman Allah dalam hadits qudsi.

Jika Allah telah mencintai seorang hamba, “Maka Aku yang menjadi pendengarannya saat dia mendengar, Akulah yang melihat saat dia melihat, menjadi tangannya saat dia memukul, dan menjadi kakinya saat dia berjalan.”

Jika sudah mencapai taraf ini, lanjut hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari ini, “Apabila dia meminta kepadaKu, pasti Kuberi; jika dia meminta perlindungan kepadaKu, pasti Aku lindungi; dan jika dia berdoa kepadaKu, pasti Aku kabulkan.”

Demikianlah, semoga Allah Ta’ala memberikan kekuatan agar kita istiqamah dalam taat. Aamiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 22 Mei 2015 by in Doa dan Dzikir and tagged , .

Kolom Rejeki

Kaos Satuan

Kolom Usaha

Kamus Islam

Tafakur = Perenungan diri
Iitiqomah = Ikhlas
Istighfar = Memohon ampunan kepada Allah
Mustahiq= Golongan yang Berhak Menerima
Zakat = Harta yang Wajib dikeluarkan
Fakir = Sengsara Hidupnya
miskin = Orang yang hidupnya kekurangan
Amil = Orang yang mengumpulkan dana
Muallaf = Orang yang masuk Islam
Hamba sahaya = Orang yang di sebut budak
Gharimin = Orang yang berhutang untuk keluarga
Fisabilillah = Orang yang berjuang di jalan Allah
Ibnu sabil = Orang asing yang tidak memiliki biaya untuk kembali ke tanah airnya

Kaos Satuan

Ruang Tutorial

eBook Store

Galeri eBook harga mulai Rp.10ribu

Kolom Berita

Tembang Islami

Doa Kita

Doa melancarkan rezeki: Laa Haula Walaa Quwwata Illa Billahil 'aliyyil 'adziim (Dibaca 100x tiap malam)

Ayo Mengaji

Bacalah (Iqra’)

Doa Harian

DOA MEMOHON AMPUNAN DAN RAHMAT ALLAH

"Robbanaa dholamnaa anfusanaa wa ilam taghfirlanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasirin"

"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi".
(QS; 7; Al A'raaf; 23)

Jadwal Shalat


Kalendar Islam

Hari-hari Penting Islam 2015
__________________
Maulid Nabi Muhammad SAW (3 Januari 2015)
Bulan Rajab (20 April 2015)
Hari Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW (16 Mei 2015)
Bulan Suci Ramadhan 1436 (18 Juni 2015)
Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah (17-18 Juli 2015)
Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriyah (24 September 2015)

Kaos Satuan

Kata-kata Hikmah

Tidak akan terputus rejeki seseorang selama ia tidak meninggalkan doa kepada kedua orang tuanya. Yakini itu dengan keimanan.

Mutiara Hadist

Sesungguh-nya puasa dan bacaan Al Quran memberikan syafaat kepada pelakunya pada hari kiamat - Hadist riwayat Ahmad -

Tausiyah Singkat

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.”
(HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470).

Baca & Doa Selengkapnya'

Kata Ustadz

Yusuf Mansur Network

PAKAIAN SHALAT PAKAIAN KEHIDUPAN - Wahai saudariku, ketika engkau mendirikan shalat menghadap Allah swt tentu engkau berpakaian lebar dan panjang. Engkau tentu tidak berani berpakaian ketat dan pendek. Engkau tentu tidak berani menampakkan sebagian atau seluruh bagian auratmu, atau menampakkan bentuk lekuk-lekuk tubuhmu. Demikian juga halnya di dalam kehidupan sehari-hari di luar (selain) shalat, tentu engkau pasti tidak berani menentang Allah dan Rasul-Nya. Engkau tahu dan paham, ajaran Islam termasuk cara berbusana tidak hanya diamalkan ketika shalat saja, tapi harus diamalkan dalam segala aktivitas kehidupan. Kata Ustadz Selengkpanya'

Mari Bersilaturahmi

Yang Bersilaturahmi

  • 811,466 hits

Silaturahmi lewat email

Bergabunglah dengan 1.022 pengikut lainnya

Follow Tausiyah Islami on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: