Tausiyah Islami

Berbagi ilmu dan pengetahuan tentang Islam

Agar Doa Cepat Terkabul

Doa adalah makanan kita sehari-hari. Doa kita adalah untuk menjadikan diri kita lebih baik, penghilang nestapa, mencapai semua hasrat dan angan kita.
Dan Alhamdulillah ternyata doa itu mudah asalkan kita tahu caranya. Ayo kita berikan yang terbaik bagi diri kita dan orang lain. Jangan hanya pandai mengkritik tanpa pernah berbuat apapun. Karena semuanya akan terbalas sekecil apapun perbuatan kita. Jangan pula menyinggung perasaan orang lain, karena keburukan akan kembali kepada kita.

ETIKA BERDOA

  1. Memuji Allah terlebih dahulu  Dengan tahmid, takbir, tasbih, membaca asmaul husna atai doa apa saja yang isinya memuji kebesaran dan kemulian Allah. Disunahkan pula membaca Shalawat sebelum berdoa: “Setiap do’a akan terhalangi sampai orang tersebut membaca shalawat kepada Nabi.” (HR. Thabarani. Al-Albani menghasankan). 
  2. Taubat terlebih dahulu . Akui semua kesalahan yang pernah kita lakukan, Anjuran ini berdasarkan cerita dalam Al-Qur’an tentang Nabi Yunus as: “Bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berbuat zalim.” (QS. Al-Anbiya: 90) 
  3. Rendahkan diri ketika berdoa. Padukan hati, akal dan sikap ketika berdoa sambil penuh khusuk, Kerendahan diri bisa kita gambarkan ketika kita memelas meminta sesuatu dengan sangat, Dan hatipun sambil menjerit agar dikabulkan. Allah Swt berfirman: “Dan mereka berdo’a kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu’ kepada Kami.” (QS. Al-Anbiya: 90). 
  4. Hadirkan hati ketika berdoa. Artinya ketika mulut berdoa, ikutkan hati sambil menyimak apa yang diutarakan mulut. Jangan sampai mulut dan hati tidak singkron. Hati terus dipaksa untuk menjerit dan memelas. Nabi Saw bersabda: “Berdo’alah kepada Allah dan kalian yakin akan dikabulkan. Ketahuilah!, sesungguhnya Allah tidak akan menerima satu do’a dari hati yang lalai lagi lengah.” (Hadist Sahih).
  5. Jelas dan tegas ketika berdo’a. Janganlah berdoa dengan main-main seperti anjuran Nabi Saw: “Janganlah seseorang mengatakan dalam do’anya: Ya Allah ampunilah aku jika Engkau menghendaki, Ya Allah berikanlah rahmat kepadaku jika Engkau menghendaki, hendaklah dia teguh dalam berdo’a sebab perbuatan tersebut tidak dibenci.: (HR. Abu Daud, Hadist Sahih).
  6. 6. Berdo’alah di setiap kondisi. Banyaklah berdoa ketika dalam keadaan nyaman dan bahagia: “Barangsiapa yang senang dikabulkan permohonannya pada saat kritis dan bahaya maka hendaklah dia memperbanyak do’a saat nyaman.”
  7. Berdoalah dengan suara lembut. Dan cukup di dengarkan sendiri bila berdoa sendiri. “Berdo’alah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut.” (QS. Al’Araf: 55). 
  8. Mengulangi do’a tiga kali. Sebab Nabi Saw mengulangi do’anya tiga kali.(HR. Muslim) . 
  9. Menghadap kiblat. Seperti diriwayatkan oleh Bukhari bahwa Rasulullah menghadap kiblat ketika berdoa. (HR. Bukhari) 
  10. Mencari waktu mustajab ketika berdoa. Misalnya ketika sujud dalam sholat, di antara adzan dan iqamah, saat-saat terakhir pada hari jum’at, ketika sahur dll. 
  11. Mengangkat tangan ketika berdo’a. Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya Tuhanmu-Yang Maha Suci dan Maha Tinggi bersifat malu dan mulia. Dia malu jika hambaNya mengangkat tangan saat berdo’a lalu menolaknya dengan tangan hampa dan kecewa”. (HR. Abu Daud, Al Albani mengatakan sanad nya Hasan). 
  12. Banyaklah berbakti kepada orang tua. Bakti kepada orang tua merupakan salah satu sebab dikabulkannya do’a, sebagaimana diceritakan: Dalam kisah Uwais Al-Qorni bahwa dia seorang yang berbakti kepada kedua orang tuanya. (HR. Muslim). Juga kisah Ashabul Kahfi yang tertahan dalam sebuah gua yang lubangnya tersumbat oleh sebuah batu besar. (HR. Bukhari).
  13. Memperbanyak ibadah-ibadah sunnah. Setelah mengerjakan shalat wajib adalah salah satu sebab dikabulkannya do’a. (HR. Bukhari).
  14. Memperbanyak amal soleh. Sebelum berdo’a atau sesudah berdoa, seperti sedekah, membantu kesulitan orang lain dll. 
  15. Berwudhu sebelum berdo’a. Sebagaimana dijelaskan di dalam hadits bahwa Nabi Saw setelah selesai perang Hunain: ” Beliau minta air lalu berwudhu, kemudian mengangkat kedua tangannya; dan aku melihat putih kulit ketiak beliau”. (Muttafaq’alaih).
  16. Berdoa dengan maksud baik. Seseorang yang berdo’a harus baik dan bermanfaat seperti, disebutkan di dalam kisah Nabi Musa as: “Berkata Musa: “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku”. Dan mudahkanlah untukku urusanku, supaya mereka mengerti perkataanku.” (QS. Tha ha: 25). 
  17. Ceritakan keluhan dan kebutuhan ketika berdoa. Keluhan dan banyak butuh ini yang diceritakan Qur’an tentang doa para Nabi. Diantaranya keluhan Nabi Ya’qub: “Ya’qub menjawab: Sesungguhnya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihan dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tidak mengetahuinya.” (QS. Yusuf: 86). Begitu pula keluhan Nabi Ayyub: “Dan ingatlah kissah Ayyub, ketika dia meyeru Tuhannya: “(Ya Tuhanku), sesungguhya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua yang Penyayang.” (QS. Al-Anbiya: 83).
  18. 18. Berdo’alah untuk diri sendiri terlebih dahulu seperti “Ya Tuhan kami ampunilah kami dan saudara-saudara seiman yang telah mendahului kami. (QS. Al:-Hasyr: 5) Rasulullah Saw sendiri jika menyebut nama seseorang untuk didoakan, beliau memulainya untuk diri beliau sendiri (Hadist Sahih).
  19. Berdo’alah pula untuk yang lain. Seperti berdoa untuk orang tua, keluarga, teman, tetangga dan saudara seiman. Seperti firman Allah Swt: Dan mintalah ampunan bagi dosamu dan bagi dosa orang-orang mu’min, laki-laki dan perempuan.” (QS. Muhammad: 19). Rasulullah Saw bersabda: “Barangsiapa yang memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan maka Allah akan menulis baginya dengan setiap orang yang beriman tersebut kebaikan.” (Hadist Hasan). 
  20. Jangan bersajak, dan pergunakan kalimat jelas. Ibnu Abbas pernah berkata kepada Ikrimah: “Lihatlah sajak dari do`amu, lalu hindarilah ia, karena sesungguhnya aku memperhatikan Rasulullah Saw dan para shahabatnya tidak melakukan hal tersebut.” (HR. Bukhari).
  21. 21. Panggilah nama-nama Allah yang sesuai dengan kondisi si pendoa  Misalnya: “ Ya Allah Yang Maha Pengasih kasihilah aku.”
  22. Ucapkan aamiin bagi orang mendengarnya. 
  23. Memohon semuanya kepada Allah 

Baik masalah yang kecil sekalipun ataupun masalah yang berat dan besar:
“Mintalah kepada Allah segala sesuatu sampai megadakan tali sendal sesungguhnya Allah Swt sendainya tidak memudahkan suatu urusan niscaya dia tidak akan menjadi mudah.”

Ust. Ackmanz Lc

One comment on “Agar Doa Cepat Terkabul

  1. Eli Yanti
    11 Januari 2014

    Alhamdulillah…dapat pengetahuan lagi.trimakasih ustad,kami tunggu tausiyah selanjutnya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 10 Januari 2014 by in Doa dan Dzikir and tagged , , .

Kolom Rejeki

Kaos Satuan

Kolom Usaha

Kamus Islam

Tafakur = Perenungan diri
Iitiqomah = Ikhlas
Istighfar = Memohon ampunan kepada Allah
Mustahiq= Golongan yang Berhak Menerima
Zakat = Harta yang Wajib dikeluarkan
Fakir = Sengsara Hidupnya
miskin = Orang yang hidupnya kekurangan
Amil = Orang yang mengumpulkan dana
Muallaf = Orang yang masuk Islam
Hamba sahaya = Orang yang di sebut budak
Gharimin = Orang yang berhutang untuk keluarga
Fisabilillah = Orang yang berjuang di jalan Allah
Ibnu sabil = Orang asing yang tidak memiliki biaya untuk kembali ke tanah airnya

Kaos Satuan

Ruang Tutorial

eBook Store

Galeri eBook harga mulai Rp.10ribu

Kolom Berita

Tembang Islami

Doa Kita

Doa melancarkan rezeki: Laa Haula Walaa Quwwata Illa Billahil 'aliyyil 'adziim (Dibaca 100x tiap malam)

Ayo Mengaji

Bacalah (Iqra’)

Doa Harian

DOA MEMOHON AMPUNAN DAN RAHMAT ALLAH

"Robbanaa dholamnaa anfusanaa wa ilam taghfirlanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasirin"

"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi".
(QS; 7; Al A'raaf; 23)

Jadwal Shalat


Kalendar Islam

Hari-hari Penting Islam 2015
__________________
Maulid Nabi Muhammad SAW (3 Januari 2015)
Bulan Rajab (20 April 2015)
Hari Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW (16 Mei 2015)
Bulan Suci Ramadhan 1436 (18 Juni 2015)
Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah (17-18 Juli 2015)
Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriyah (24 September 2015)

Kaos Satuan

Kata-kata Hikmah

Tidak akan terputus rejeki seseorang selama ia tidak meninggalkan doa kepada kedua orang tuanya. Yakini itu dengan keimanan.

Mutiara Hadist

Sesungguh-nya puasa dan bacaan Al Quran memberikan syafaat kepada pelakunya pada hari kiamat - Hadist riwayat Ahmad -

Tausiyah Singkat

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.”
(HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470).

Baca & Doa Selengkapnya'

Kata Ustadz

Yusuf Mansur Network

PAKAIAN SHALAT PAKAIAN KEHIDUPAN - Wahai saudariku, ketika engkau mendirikan shalat menghadap Allah swt tentu engkau berpakaian lebar dan panjang. Engkau tentu tidak berani berpakaian ketat dan pendek. Engkau tentu tidak berani menampakkan sebagian atau seluruh bagian auratmu, atau menampakkan bentuk lekuk-lekuk tubuhmu. Demikian juga halnya di dalam kehidupan sehari-hari di luar (selain) shalat, tentu engkau pasti tidak berani menentang Allah dan Rasul-Nya. Engkau tahu dan paham, ajaran Islam termasuk cara berbusana tidak hanya diamalkan ketika shalat saja, tapi harus diamalkan dalam segala aktivitas kehidupan. Kata Ustadz Selengkpanya'

Mari Bersilaturahmi

Yang Bersilaturahmi

  • 811,437 hits

Silaturahmi lewat email

Bergabunglah dengan 1.022 pengikut lainnya

Follow Tausiyah Islami on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: