Tausiyah Islami

Berbagi ilmu dan pengetahuan tentang Islam

Kisah Muallaf: Orangtuaku Ikhlas Aku Masuk Islam

Wajahnya tersenyum manis, air matanya berlinang. Yarlina Haliwah (21) gadis asal Nias Sumut mengucapkan syahadat di Masjid Agung An-Nur Pekanbaru.

Proses Yarlina mememuluk Islam pada Jumat (19/7/2013) lalu di pandu Imam Masjis An Nur yang disaksikan ratusan jemaah masjid. Untuk memeluk Islam, Yarlina masih terkesan lugu. Dia datang dengan pakaian seadanya.

Ketika akan mengucapkan syahadat, barulah pengurus masjid memintanya mengenakan mukena yang tersedia di masjid. Yarlina datang ke masjid siang itu, untuk memantapkan keyakinannya memeluk Islam.

Yarlina di Pekanbaru hidup bersama 3 saudara kandungnya. Ada kakak dan abangnya yang ternyata lebih awal memeluk Islam di tempat yang sama. Gadis kelahiran Gunung Sitoli Nias, Sumut 20 Oktober 1999 itu merupakan anak ke 4 dari 8 bersaudara.

Kedua orangtuanya masih berada di kampung halamannya sana. Kepada orangtuanya, Yarlina tetap pamit dan memohon izin untuk meninggalkan agama lama.

“Aku sempat berkomunikasi dengan orangtua untuk memberitahukan kalau aku akan memeluk Islam, sebagaimana 3 saudara kandungku lainnya,” kata Yarlina dalam ceritanya kepada detikRamadan, Senin (22/7/2013).

Marahkah orangtuanya? Menurut Yarlina yang logat bahasa Niasnya itu masih kental, bahwa kedua orangtuanya merestuinya.

“Alhamdulilah, orangtuaku merestua kendaki kami sudah beda keyakinan. Kata orangtuaku, jika memang sudah itu pilihan, dipersilahkan,” kata Yarlina.

Yarlina bisa memahami sikap orangtuanya yang tak keras menolak keinginannya. Hal ini karena 3 saudara kandungnya sudah lebih dulu memeluk Islam sejak 8 tahun lalu.

“Abang dan kakakku lebih dulu meluk Islam. Jadi orangtuaku, tak lagi mempermasalahkan jika aku juga ikut meninggalkan agama lamaku,” kata Yarlina.

Namun begitu, saudara laki-lakinya yang sulung ketika pertama kali memeluk Islam, hampir 7 tahun lamanya orangtuanya tidak mau berkomunikasi. Belakangan orangtuanya bisa kembali menerima anaknya.

“Awalnya abang saya paling tua yang memeluk Islam, disusul dua kakak saya. Mereka sempat mendapat penentangan dari orangtua dulunya,” kata Yarlina.

Yarlina serta 3 saudara kandungnya kini bertekad untuk mengajak kedua orangtuanya dan adik-adik mereka untuk bisa mengikuti jejak yang telah dilakukannya.

“Doakan ya, Insya Allah, kedua orangtuaku bisa mengikut juga memeluk Islam. Aku ingin kami semua yang bersaudara kandung bisa satu iman,” katanya.

Dengan memeluk Islam, Yarlina pun sejak awal Ramadan sudah mencoba untuk berpuasa. Walau sepekan mejalani puasa, dia sendiri belum mengucapkan syahadat.

“Awalnya badan ini gematar ketika berpuasa. Tapi selanjutnya tidak ada masalah. Semuanya berjalan lancar,” katanya.

Yarlina bertekad, setelah mualaf dia bertekad akan rajin belajar tentang Islam. Pada awal september depan, Yarlina pun akan memijakan bangku kulis di sebuah perguruan tinggi di Medan. Ia pinda ke Medan, karena abang kandungnya tempat dia bernaung selama ini pindah tugas di sebuah perusahaan seluler.

“Nanti sambil kuliah, aku akan belajar lebih dalam soal Islam. Saat ini aku baru belajar salat,” katanya.

sumber : detik (judul asli: Yarlina Haliwah: Alhamdulillah, Orangtuaku Ikhlas Aku Masuk Islam)

One comment on “Kisah Muallaf: Orangtuaku Ikhlas Aku Masuk Islam

  1. adey julia a
    21 Oktober 2013

    Kalau mau selamat dunia dan akhirat ya, harus masuk agama islam, mengapa? karena hanya agama islam sajalah di dunia yang menyembah Allah SWT.

    Apa gunanya kita kaya didunia ini, tapi tidak menyembah Allah SWT, kasihan akan sia-sia hidup ini,….

    Begitupun sebaliknya meskipun kita hidup miskin didunia ini, kita tetap bangga, sebab kita masih punya Allah SWT,…

    Hidup didunia ini ibarat tempat persinggahan saja, sedangkan tujuan akhir adalah kembali ke kampung halaman (kampung akhirat).

    Di Akhirat nanti, kita akan mempertanggungjawabkan diri kita kepada Allah SWT selama melakukan perjalanan didunia ini.

    Ingat, sewaktu masih dalam kandungan kita sudah berjanji kepada Allah SWT bahwa “Aku Hidup Didunia Hanya Untuk MenyembahMu Ya Allah, tetapi mengapa kalian ingkar (kafir) dan menyembah selain Allah SWT, bagaimana kalian pertanggungjawabkan nanti diakhirat (dihadapan Allah SWT)

    Sesungguhnya bayi itu lahir dalam keadaan lurus (islam),.. yang membuat ia kafir karena orang tuanya serta lingkungannya.

    Semoga kita menjadi orang-orang yang selalu diberi hidayah islam,… amin

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 23 Juli 2013 by in Peristiwa and tagged , , , .

Kolom Rejeki

Kaos Satuan

Kolom Usaha

Kamus Islam

Tafakur = Perenungan diri
Iitiqomah = Ikhlas
Istighfar = Memohon ampunan kepada Allah
Mustahiq= Golongan yang Berhak Menerima
Zakat = Harta yang Wajib dikeluarkan
Fakir = Sengsara Hidupnya
miskin = Orang yang hidupnya kekurangan
Amil = Orang yang mengumpulkan dana
Muallaf = Orang yang masuk Islam
Hamba sahaya = Orang yang di sebut budak
Gharimin = Orang yang berhutang untuk keluarga
Fisabilillah = Orang yang berjuang di jalan Allah
Ibnu sabil = Orang asing yang tidak memiliki biaya untuk kembali ke tanah airnya

Kaos Satuan

Ruang Tutorial

eBook Store

Galeri eBook harga mulai Rp.10ribu

Kolom Berita

Tembang Islami

Doa Kita

Doa melancarkan rezeki: Laa Haula Walaa Quwwata Illa Billahil 'aliyyil 'adziim (Dibaca 100x tiap malam)

Ayo Mengaji

Bacalah (Iqra’)

Doa Harian

DOA MEMOHON AMPUNAN DAN RAHMAT ALLAH

"Robbanaa dholamnaa anfusanaa wa ilam taghfirlanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasirin"

"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi".
(QS; 7; Al A'raaf; 23)

Jadwal Shalat


Kalendar Islam

Hari-hari Penting Islam 2015
__________________
Maulid Nabi Muhammad SAW (3 Januari 2015)
Bulan Rajab (20 April 2015)
Hari Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW (16 Mei 2015)
Bulan Suci Ramadhan 1436 (18 Juni 2015)
Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah (17-18 Juli 2015)
Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriyah (24 September 2015)

Kaos Satuan

Kata-kata Hikmah

Tidak akan terputus rejeki seseorang selama ia tidak meninggalkan doa kepada kedua orang tuanya. Yakini itu dengan keimanan.

Mutiara Hadist

Sesungguh-nya puasa dan bacaan Al Quran memberikan syafaat kepada pelakunya pada hari kiamat - Hadist riwayat Ahmad -

Tausiyah Singkat

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.”
(HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470).

Baca & Doa Selengkapnya'

Kata Ustadz

Yusuf Mansur Network

PAKAIAN SHALAT PAKAIAN KEHIDUPAN - Wahai saudariku, ketika engkau mendirikan shalat menghadap Allah swt tentu engkau berpakaian lebar dan panjang. Engkau tentu tidak berani berpakaian ketat dan pendek. Engkau tentu tidak berani menampakkan sebagian atau seluruh bagian auratmu, atau menampakkan bentuk lekuk-lekuk tubuhmu. Demikian juga halnya di dalam kehidupan sehari-hari di luar (selain) shalat, tentu engkau pasti tidak berani menentang Allah dan Rasul-Nya. Engkau tahu dan paham, ajaran Islam termasuk cara berbusana tidak hanya diamalkan ketika shalat saja, tapi harus diamalkan dalam segala aktivitas kehidupan. Kata Ustadz Selengkpanya'

Mari Bersilaturahmi

Yang Bersilaturahmi

  • 811,437 hits

Silaturahmi lewat email

Bergabunglah dengan 1.022 pengikut lainnya

Follow Tausiyah Islami on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: