Tausiyah Islami

Berbagi ilmu dan pengetahuan tentang Islam

Tiga Anak Lumpuh Aneh, Derita Nelangsa Seorang Mualaf

“Kita sering bertanya mengapa hidup kita begitu buruk. Tapi kita tidak melihat bahwa masih banyak hidup orang lain yang lebih buruk. Jika kita belajar untuk terus melihat, kita akan menyadari bahwa keburukan nasib kita, tak ada artinya dibandingkan dengan kesusahan hidup orang lain, karena itu, teruslah bersyukur dan tetaplah bahagia dengan apa yang kita punya.”

Perjalanan Tim Grebek Fakir mencari kaum duafha di berbagai daerah di Sumatera Utara menemukan berbagai kisah tragis yang menyesakkan jiwa. Di Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Mencirim, Binjai Timur, tepatnya di belakang masjid Al-Ikhlas kami menyambangi kediaman Joni Manihuruk dan istrinya Rusmiati Tarigan. Di rumah sederhana ini mereka mengontrak setelah hampir setiap tahun pindah dari satu rumah ke rumah kontrakan yang lain.

Apa yang kami lihat di dalam rumah sungguh menyesakkan hati. Dua gadis pak Joni, terbaring di atas tikar. Mereka sangat cantik berusia 20 dan 24 tahun. Tapi kedua gadis cantik ini tak bisa melakukan apa-apa. Sejak tahun 1997, tiga anak pak Joni dan istrinya menderita penyakit aneh dan tak bisa diluar kerangka medis. Satu anak lelakinya dirawat di panti Rehabilitasi.

Setiap pagi, putri mereka yang sudah berusia 24 tahun bisa berjalan perlahan-lahan. Tapi jika matahari naik, tubuhnya roboh bagai menara tertiup angin. Diapun tak bisa melakukan apa-apa karena seluruh jaringan tubuhnya membeku. 

Sementara si cantik yang kini berusia 22 tahun, sudah sejak lama direndam derita. Penyakit menggeroti sebagian jaringan syaraf hingga kakinya mengecil, tangannya tak bisa berfungsi dengan baik. Masya Allah………..demikian menyedihkan cobaan yang harus ditanggung Joni Manihuruk. Lelaki berusia 50 tahun yang memilih menjadi Mualaf sejak menikah dengan istrinya ini hanya bekerja sebagai tukang beca.

Air matapun tak sanggup mewakili derita keluarga ini. Untuk menyembuhkan anak mereka, rusmiati dan suaminya sudah melakukan berbagai upaya, tapi nasib belum berpihak kepada mereka. Ketiga anak-anaknya tak kunjung sembuh.

Bantuan uang tunai 500 ribu rupiah, paket sembako dan sekarung beras terasa sungguh tak berharga untuk keluarga ini. Mereka sangat membutuhkan uluran tangan untuk menyembuhkan penyakit yang diderita ketiga anak mereka. Biaya yang dibutuhkan sungguh sangat besar sementara pekerjaan joni manihuruk hanyalah tukang becak dengan penghasilan tak menentu. 

Meski takdir yang mereka alami terasa sangat pahit, namun Joni dan istrinya Rusmiati tak pernah menyerah. Dalam setiap doa, mereka selalu berharap ada keajaiban untuk kehidupan ketiga putra putri mereka.

Jika kita bisa berbuat untuk membantu mengurangi penderitaan mereka, jumpai keluarga ini di Jalan Pangeran Diponegoro belakang Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Mencirim, Binjai Timur.

http://deligeistproduction.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 17 Juli 2012 by in Potret Kehidupan and tagged , .

Kolom Rejeki

Kaos Satuan

Kolom Usaha

Kamus Islam

Tafakur = Perenungan diri
Iitiqomah = Ikhlas
Istighfar = Memohon ampunan kepada Allah
Mustahiq= Golongan yang Berhak Menerima
Zakat = Harta yang Wajib dikeluarkan
Fakir = Sengsara Hidupnya
miskin = Orang yang hidupnya kekurangan
Amil = Orang yang mengumpulkan dana
Muallaf = Orang yang masuk Islam
Hamba sahaya = Orang yang di sebut budak
Gharimin = Orang yang berhutang untuk keluarga
Fisabilillah = Orang yang berjuang di jalan Allah
Ibnu sabil = Orang asing yang tidak memiliki biaya untuk kembali ke tanah airnya

Kaos Satuan

Ruang Tutorial

eBook Store

Galeri eBook harga mulai Rp.10ribu

Kolom Berita

Tembang Islami

Doa Kita

Doa melancarkan rezeki: Laa Haula Walaa Quwwata Illa Billahil 'aliyyil 'adziim (Dibaca 100x tiap malam)

Ayo Mengaji

Bacalah (Iqra’)

Doa Harian

DOA MEMOHON AMPUNAN DAN RAHMAT ALLAH

"Robbanaa dholamnaa anfusanaa wa ilam taghfirlanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasirin"

"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi".
(QS; 7; Al A'raaf; 23)

Jadwal Shalat


Kalendar Islam

Hari-hari Penting Islam 2015
__________________
Maulid Nabi Muhammad SAW (3 Januari 2015)
Bulan Rajab (20 April 2015)
Hari Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW (16 Mei 2015)
Bulan Suci Ramadhan 1436 (18 Juni 2015)
Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah (17-18 Juli 2015)
Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriyah (24 September 2015)

Kaos Satuan

Kata-kata Hikmah

Tidak akan terputus rejeki seseorang selama ia tidak meninggalkan doa kepada kedua orang tuanya. Yakini itu dengan keimanan.

Mutiara Hadist

Sesungguh-nya puasa dan bacaan Al Quran memberikan syafaat kepada pelakunya pada hari kiamat - Hadist riwayat Ahmad -

Tausiyah Singkat

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.”
(HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470).

Baca & Doa Selengkapnya'

Kata Ustadz

Yusuf Mansur Network

PAKAIAN SHALAT PAKAIAN KEHIDUPAN - Wahai saudariku, ketika engkau mendirikan shalat menghadap Allah swt tentu engkau berpakaian lebar dan panjang. Engkau tentu tidak berani berpakaian ketat dan pendek. Engkau tentu tidak berani menampakkan sebagian atau seluruh bagian auratmu, atau menampakkan bentuk lekuk-lekuk tubuhmu. Demikian juga halnya di dalam kehidupan sehari-hari di luar (selain) shalat, tentu engkau pasti tidak berani menentang Allah dan Rasul-Nya. Engkau tahu dan paham, ajaran Islam termasuk cara berbusana tidak hanya diamalkan ketika shalat saja, tapi harus diamalkan dalam segala aktivitas kehidupan. Kata Ustadz Selengkpanya'

Mari Bersilaturahmi

Yang Bersilaturahmi

  • 811,437 hits

Silaturahmi lewat email

Bergabunglah dengan 1.022 pengikut lainnya

Follow Tausiyah Islami on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: