Tausiyah Islami

Berbagi ilmu dan pengetahuan tentang Islam

Fadhilah malam Ke-27 Ramadhan

FADHILAT SHOLAT TERAWIH PADA MALAM KEDUA PULUH TUJUH.

Dimasa Rasulullah SAW. Lailatul Qodar Waktunya adalah tertentu. Nabi SAW memberi tahu bahwa di malam adalah malam  Lailatul Qodar, kemudian ada di antara orang Islam  yang berselisih faham tentang ini. Di dalam Hadith di katakana “FATAAKHA FULAANUN WA FULAANU”
“ Tafsirnya : Maka berselisih sifulan dan si fulan “
(TSUMMA RUFI’AT) kemudian di angkat lailatul qodar , karena  naas orang yang berselisih itu.
•    Ada sebagian Ulama’ bertpendapat bahwa Lailatul Qodar itu sudah tidak ada lagi , karerna telah di angkat lagi oleh Allah karena perselisihan orang tersebut.Tetapi menurut pendapat ulama’ Muhaqqiqin yaitu ulama’ yang mendatangkan dalil dengan jalan yang haq mengatakan, Lailatul Qodar benar di angkat tetapi bukan Lailatul Qodarnya yang di angkat ketentuan malam nya , sejak itu malam Lailatul Qodar di rahasiakan .
Supaya mendapatkan Lailatul Qodar semua malam-malam Ramadhan di jaga dengan ibadah, khususnya di malam 10 terakhir dari bulan Ramadhan. Dan sangat di harapkan di malam-malam yang ganjil yaitu malam 21,23,25,27,29.

Menurut pendapat Ibnu Abbas bahwa Lailatul Qodar itu terjadi pada malam 27 , karena ada Hadithyang mengatakan :

“     MAN KAANA MUTAHARRI YAHAA FAL YATAHARROHAA LAILATAS SAABI’I WAL ‘ISYRIINA”
Tafsirnya: Barangsiapa yang bersungguh-sungguh ingin mendapatkan “Lailatul Qodar” Maka hendaklah dia bersungguh-sungguh pada malam dua puluh tujuh.

Itulah menurut Ibnu Abbas, tetapi walaupun demikian Lailatul Qodar tetap dirahasiakan jatuhnya pada malam apa? Kita mesti sungguh-sungguh beribadah setiap malam sampai akhir ramadhan untuk mendapatkan Lailatul Qodar, karena kalau malam tersebut sampai semua orang tahu maka yang ibadahnya yang dipenuhnya hanya pada malam itu.

Di malam Lailatul Qodar ada satu “ inkisyaf” yaitu terbuka satu rahasia dari alam Malaikat, alam Langit. Di saat Lailatul Qodar, seluruh Malaikat-Malaikat Allah Ta’ala sujud kepada yang maha penciptanya yaitu Allah SWT dan do’a pada saat itu dikabulkan.

Untuk itu dimalam ke 27 sangat sekali di anjurkan untuk berdo’a, berdzikir, tadarrus Al-Qur an dan juga ibadah-ibadah lain, sedangkan do’a di malam ke 27 adalah:

“ ALLAHUMAR ZUQNII FIIHI LAILATIL QODRI WASHOYYIR UMUURII FIIHI MINAL ‘SRI ILA YUSRIN, WAQBIL MA’AADZIIRII WA HUTHTHON ‘ANNIDZ DZAMBA WAL WIZRO YAA ROUUFAM BI’IBAADATISH SHOOLIHIINA”

Tafsirnya: Ya allah berilah aku rizqi dibulan ramadhan malam Qodar dan jadikanlah semua urusanku dibulan ramadhan dari kesukaran menuju kesudahan dan hadapkanlah semua udzurku, dan jagalah dari padaku dosa dan salah. Hai Dzat yang penyantun kepada hamba nya ayang sholeh.

Malam ini adalah malam yang memiliki banyak keberkahan. Di dalamnya ada beberapa amalan penting antara lain:

Pertama: Mandi sunnah
Kedua: membaca istighfar berikut (100 kali):
اَسْتَغْفِرُ اللهَ واَتُوبُ اِلَيْهِ

Astaghfirullâha wa atûbu ilayh

Aku mohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya

Ketiga: Membaca doa

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang,
Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya,

Ya Allah, bulan ini adalah bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya Kau turunkan Al-Qur’an. Telah berlalu hari-hari dan malam-malam Ramadhan. Aku berlindung dengan wajah-Mu yang mulia ya Rabbi, dari berlalunya waktu fajar dari malam ini, atau berlalunya bulan Ramadhan sementara tabiatku atau dosaku masih mengharuskan siksa-Mu saat aku berjumpa dengan-Mu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 25 Agustus 2011 by in Artikel and tagged , .

Kolom Rejeki

Kaos Satuan

Kolom Usaha

Kamus Islam

Tafakur = Perenungan diri
Iitiqomah = Ikhlas
Istighfar = Memohon ampunan kepada Allah
Mustahiq= Golongan yang Berhak Menerima
Zakat = Harta yang Wajib dikeluarkan
Fakir = Sengsara Hidupnya
miskin = Orang yang hidupnya kekurangan
Amil = Orang yang mengumpulkan dana
Muallaf = Orang yang masuk Islam
Hamba sahaya = Orang yang di sebut budak
Gharimin = Orang yang berhutang untuk keluarga
Fisabilillah = Orang yang berjuang di jalan Allah
Ibnu sabil = Orang asing yang tidak memiliki biaya untuk kembali ke tanah airnya

Kaos Satuan

Ruang Tutorial

eBook Store

Galeri eBook harga mulai Rp.10ribu

Kolom Berita

Tembang Islami

Doa Kita

Doa melancarkan rezeki: Laa Haula Walaa Quwwata Illa Billahil 'aliyyil 'adziim (Dibaca 100x tiap malam)

Ayo Mengaji

Bacalah (Iqra’)

Doa Harian

DOA MEMOHON AMPUNAN DAN RAHMAT ALLAH

"Robbanaa dholamnaa anfusanaa wa ilam taghfirlanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasirin"

"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi".
(QS; 7; Al A'raaf; 23)

Jadwal Shalat


Kalendar Islam

Hari-hari Penting Islam 2015
__________________
Maulid Nabi Muhammad SAW (3 Januari 2015)
Bulan Rajab (20 April 2015)
Hari Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW (16 Mei 2015)
Bulan Suci Ramadhan 1436 (18 Juni 2015)
Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah (17-18 Juli 2015)
Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriyah (24 September 2015)

Kaos Satuan

Kata-kata Hikmah

Tidak akan terputus rejeki seseorang selama ia tidak meninggalkan doa kepada kedua orang tuanya. Yakini itu dengan keimanan.

Mutiara Hadist

Sesungguh-nya puasa dan bacaan Al Quran memberikan syafaat kepada pelakunya pada hari kiamat - Hadist riwayat Ahmad -

Tausiyah Singkat

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.”
(HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470).

Baca & Doa Selengkapnya'

Kata Ustadz

Yusuf Mansur Network

PAKAIAN SHALAT PAKAIAN KEHIDUPAN - Wahai saudariku, ketika engkau mendirikan shalat menghadap Allah swt tentu engkau berpakaian lebar dan panjang. Engkau tentu tidak berani berpakaian ketat dan pendek. Engkau tentu tidak berani menampakkan sebagian atau seluruh bagian auratmu, atau menampakkan bentuk lekuk-lekuk tubuhmu. Demikian juga halnya di dalam kehidupan sehari-hari di luar (selain) shalat, tentu engkau pasti tidak berani menentang Allah dan Rasul-Nya. Engkau tahu dan paham, ajaran Islam termasuk cara berbusana tidak hanya diamalkan ketika shalat saja, tapi harus diamalkan dalam segala aktivitas kehidupan. Kata Ustadz Selengkpanya'

Mari Bersilaturahmi

Yang Bersilaturahmi

  • 811,466 hits

Silaturahmi lewat email

Bergabunglah dengan 1.022 pengikut lainnya

Follow Tausiyah Islami on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: