Tausiyah Islami

Berbagi ilmu dan pengetahuan tentang Islam

Derita Anak Gizi Buruk – Umur 2 Tahun, Berat Hanya 5,5 Kg

Yang kaya semakin kaya yang miskin makin terpuruk. Inilah kenyataan yang terjadi dalam kehidupan di sebuah negara bernama Indonesia.

Lihat saja yang terjadi pada Abdulah Khafi (2,7). Keterbatasan biaya menyebabkan Khafi memiliki berat badan hanya 5,5 kg. Cukup miris memang, mengingat tempat tinggal Khafi beradadi tengah kota, yaitu di Jalan Swadaya I, RT/RW 05/11, Pejaten Timur, Jakarta Selatan. Menurut Bakir (42), ayah dari Khafi, anaknya itu awalnya lahir dengan keadaan sehat tanpa kekurangan suatu apa pun. Lahimya itu sceara caesar, beratnya 2,9 kg dan panjang 50 cm, tubuhnya sehat. Tapi waktu umurnya 1 tahun, dokter bilang anak saya keku-rangan hemoglobin, makanya tubuhnya tidak berkembang dan harus dirawat untuk dilakukan transfusi darah,* terang Bakir saat ditemui Berita Kotadi kediamannya.

Tubuh mungilnya, yang hanya tulang berbalut kulit, tampak lemah tak berdaya di atas tempat tidur lapuk yang menjadi kawan setia Khan. Sedianya, Kran mampu menjadi anak kecil sebayanya yang tengah bermain dan menghabiskan masa kecilnya. Akan tetapi, saat usunva menginjak 6 bulan, tubuh bungsu dari 3 bersaudara ini mengalami panas tinggi hingga mencapai minus derajat celcius.

Kedua orangtuanya pun sudah mengusahakan untuk mengobati Khafi ke berbagai rumah sakit, upi suhu badan Khafi tak kunjung turun. Saya sudah bawa ke dokter spesialis dan klinik, tapi panasnyaenggak turun juga sampai 10 hari. Tidak mau makan, badannya lemas dan hanya terbaring di tempat tidur, papar Balar.

Saat divonis mengalami gizi buruk hingga berat badan Khafi turun drastis, sebelum salat, Khafi memiliki berat badan 6 kg di usia 6 bulan. Bakir mengatakan, perkembangan Khafi berhenti setelah usia 1 tahun. Hanya ASI dan bubur nasi yang menjadi sanupan Khafi sehari-hari.

Setiap makan, pasti Jimum, seperti ada penolakan dari pencernaannya. Kulitnya pun mengeriput, dia juga sulit berbicara dan hanya bisa menangis, padahal dulu waktu belum salat dia masih bisa manggil papa, ujar Balar.

Ketiadaan biaya membuat Khafi tidak dirawat kala itu. Bakri hanya bekerja sebagai penjual sayur-mayur dan es kelapa muda, sehingga memaksanya memboyong Khafi dari rumah sakit dengan berbekal vitamin dari resep yang diberikan dokter. Biayanya mahal, sampai Rp 500.000, itu juga uangnya hasil pinjam sama tetangga. Kalau mengharapkan uang hasil penjualan mah enggak bakal cukup, tandas Bakir.

Pekerjaan Bakir yang hanya membawa upah ult lebih dari Rp 40.000 per harinya membuat dirinya terpaksa membiarkan sang anak terbaring lunglai. Ini jelas bu-kanlah kemauan dari dalam lubuk hati Balar. Ya mau bagaimana lagi, pekerjaan saya serabutan. Cuma bisanya berdagang, Upi jujur, saya ingin anak saya sehat semua dan bisa bersekolah, apalagi Khafi putra saya satu-satunya, tandas Bakir.

Mungkin penyakit yang dialami Khafi berawal dari ketidakmampuan Balar dan sang istri dalam meraih rupiah demi rupiah. Akibatnya, mereka tak mampu menyajikan makanan enak dan bergizi layaknya kehidupan keluarga lainnya. “Istri saya tak bekerja, hanya ibu rumah tangga biasa, dia menjaga dan merawat Khafi, karena Khafi agak rewel dan kalau nangis maunya digendong, urai Balar.

sumber : bataviase.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 3 Agustus 2011 by in Jalinan Kasih and tagged .

Kolom Rejeki

Kaos Satuan

Kolom Usaha

Kamus Islam

Tafakur = Perenungan diri
Iitiqomah = Ikhlas
Istighfar = Memohon ampunan kepada Allah
Mustahiq= Golongan yang Berhak Menerima
Zakat = Harta yang Wajib dikeluarkan
Fakir = Sengsara Hidupnya
miskin = Orang yang hidupnya kekurangan
Amil = Orang yang mengumpulkan dana
Muallaf = Orang yang masuk Islam
Hamba sahaya = Orang yang di sebut budak
Gharimin = Orang yang berhutang untuk keluarga
Fisabilillah = Orang yang berjuang di jalan Allah
Ibnu sabil = Orang asing yang tidak memiliki biaya untuk kembali ke tanah airnya

Kaos Satuan

Ruang Tutorial

eBook Store

Galeri eBook harga mulai Rp.10ribu

Kolom Berita

Tembang Islami

Doa Kita

Doa melancarkan rezeki: Laa Haula Walaa Quwwata Illa Billahil 'aliyyil 'adziim (Dibaca 100x tiap malam)

Ayo Mengaji

Bacalah (Iqra’)

Doa Harian

DOA MEMOHON AMPUNAN DAN RAHMAT ALLAH

"Robbanaa dholamnaa anfusanaa wa ilam taghfirlanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasirin"

"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi".
(QS; 7; Al A'raaf; 23)

Jadwal Shalat


Kalendar Islam

Hari-hari Penting Islam 2015
__________________
Maulid Nabi Muhammad SAW (3 Januari 2015)
Bulan Rajab (20 April 2015)
Hari Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW (16 Mei 2015)
Bulan Suci Ramadhan 1436 (18 Juni 2015)
Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah (17-18 Juli 2015)
Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriyah (24 September 2015)

Kaos Satuan

Kata-kata Hikmah

Tidak akan terputus rejeki seseorang selama ia tidak meninggalkan doa kepada kedua orang tuanya. Yakini itu dengan keimanan.

Mutiara Hadist

Sesungguh-nya puasa dan bacaan Al Quran memberikan syafaat kepada pelakunya pada hari kiamat - Hadist riwayat Ahmad -

Tausiyah Singkat

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.”
(HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470).

Baca & Doa Selengkapnya'

Kata Ustadz

Yusuf Mansur Network

PAKAIAN SHALAT PAKAIAN KEHIDUPAN - Wahai saudariku, ketika engkau mendirikan shalat menghadap Allah swt tentu engkau berpakaian lebar dan panjang. Engkau tentu tidak berani berpakaian ketat dan pendek. Engkau tentu tidak berani menampakkan sebagian atau seluruh bagian auratmu, atau menampakkan bentuk lekuk-lekuk tubuhmu. Demikian juga halnya di dalam kehidupan sehari-hari di luar (selain) shalat, tentu engkau pasti tidak berani menentang Allah dan Rasul-Nya. Engkau tahu dan paham, ajaran Islam termasuk cara berbusana tidak hanya diamalkan ketika shalat saja, tapi harus diamalkan dalam segala aktivitas kehidupan. Kata Ustadz Selengkpanya'

Mari Bersilaturahmi

Yang Bersilaturahmi

  • 811,466 hits

Silaturahmi lewat email

Bergabunglah dengan 1.022 pengikut lainnya

Follow Tausiyah Islami on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: