Tausiyah Islami

Berbagi ilmu dan pengetahuan tentang Islam

Mengenal Bangsa Jin

“Dan Dia (Allah Swt) menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.” [QS. Al-Hijr:27]

Jenis-jenis Jin

Sebagaimana layaknya species dalam aneka flora dan fauna aneka ragam kaum dalam makhluk manusia juga ada, demikian juga perihal dalam dunia jin. Bangsa Jin mempunyai hirarki masyarakatnya tesendiri. Ada jin yang menduduki kedudukan atau kelas yang tinggi dalam system social karena mempunyai kelebihan kekuatan dan ada yang statusnya hanya menengah ke bawah terkait kemampuan dan kelebihannya.

Bangsa jin serupa juga serupa bangsa manusia. Mereka menganut berbagai macam agama seperti Islam. Bahkan ada pula yang berpegang pada ideology dan keyakinan tertentu. Dalam keseharianpun demikian mereka ada yang bekerja dan menganggur seperti layaknya kehidupa manusia.

Diriwayatkan dalam sebuah hadits dari Abu Tha’labah ra yang berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Jin itu terbagi dalam 3 (tiga) jenis: Satu jenis Jin yang mempunyai sayap dan beterbangan di udara; satu jenis yang lain berupa ular dan anjing; dan satu jenis lainnya yang berpindah-pindah.

Tempat Tinggal Jin

Sebagai makhluk Allah, bangsa Jin mempunyai tempat tinggal tersendiri. Diantara tempat tinggal bersemayan Jin tersebut adalah:

  1. Mengutamakan  tempat-tempat yang  sepi dari manusia .
  2. Tempat–tempat yg kotor .
  3. Biasanya tinggal di kamar mandi atau tempat sejenis lainnya .
  4. Juga biasa tinggal di tempat–tempat yg berlubang .
  5. Di tempat yang terdapat kotoran dan buangan binatang .

Makanan dan Minuman Jin

Dalam beberapa hadist-hadist shahih disebutkan bahwa bangsa jin juga makan dan minun seperti manusia Di antara makhluk jin adalah:

  1. Tulang
  2. Kotoran binatang
  3. Asap

Waktu Jin dan Iblis Berkeliaran

Dalam sebuah hadist BUKHARI-MUSLIM yang diriwayatkan JABIR RASULLAH  SAW bersabda:

“Apabila malam menjelang, maka tahanlah anak-anak kalian karena sesungguhnya setan berkeliran saat itu. Apabila malam sudah gelap gulita, maka tutuplah pintu serta sebutlah nama Allah karena sesungguhnya setan membuka pintu yang tertutup. Tutuplah tempat-tempat air dan sebutlah nama Allah sekalipun dengan meletakkan sesuatu ke atasnya dan padamkanlah lampu-lampu kalian”.

Berdasarkan hadist tersebut, penulis menyimpulkan ada 5 (lima) perkara yang mesti diperhatikan kita:

  1. Larangan anak-anak membiarkan anak-anak berkeliaran malam-malam.
  2. Menutup  pintu pada waktu malam dengan menyebut nama Allah .
  3. Menutup  tempat-tempat simpanan air.
  4. Memadamkan lampu dengan meyebut nama Allah.

Apakah makhluk lain bisa Melihat Jin dan setan

Makhluk lain Bisa Dalam beberapa keterangan hadits, ada makhluk lain yang dapat melihat setan, yaitu sebagian binatang seperti keledai.

Di riwayatkan daripada Abu Hurairah bahwa baginda Rasulullah  SAW bersabda:

“Apabila kamu mendengar suara ringkikan keledai, maka berlindunglah kepada Allah dari Setan. Karena sesungguhnya ia mampu melihat-Nya”

Hukum Meminta Pertolongan Jin

Tidak diragukan lagi bahwa hukum meminta bantuan jin adalah haram. Ini berdasarkan Dalil firman Allah dalam  QS. AL-Jin,ayat 6 yang berbunyi: ”Terdapat beberapa orang laki-laki dari kalangan manusia yang meminta pertolongan jin, maka jin-jin’tersebut menambah bagi mereka dosa dan kesehatan”.

sumber : diketik ulang oleh Tausiyah Islami dari Hidayah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kolom Rejeki

Kaos Satuan

Kolom Usaha

Kamus Islam

Tafakur = Perenungan diri
Iitiqomah = Ikhlas
Istighfar = Memohon ampunan kepada Allah
Mustahiq= Golongan yang Berhak Menerima
Zakat = Harta yang Wajib dikeluarkan
Fakir = Sengsara Hidupnya
miskin = Orang yang hidupnya kekurangan
Amil = Orang yang mengumpulkan dana
Muallaf = Orang yang masuk Islam
Hamba sahaya = Orang yang di sebut budak
Gharimin = Orang yang berhutang untuk keluarga
Fisabilillah = Orang yang berjuang di jalan Allah
Ibnu sabil = Orang asing yang tidak memiliki biaya untuk kembali ke tanah airnya

Kaos Satuan

Ruang Tutorial

eBook Store

Galeri eBook harga mulai Rp.10ribu

Kolom Berita

Tembang Islami

Doa Kita

Doa melancarkan rezeki: Laa Haula Walaa Quwwata Illa Billahil 'aliyyil 'adziim (Dibaca 100x tiap malam)

Ayo Mengaji

Bacalah (Iqra’)

Doa Harian

DOA MEMOHON AMPUNAN DAN RAHMAT ALLAH

"Robbanaa dholamnaa anfusanaa wa ilam taghfirlanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasirin"

"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi".
(QS; 7; Al A'raaf; 23)

Jadwal Shalat


Kalendar Islam

Hari-hari Penting Islam 2015
__________________
Maulid Nabi Muhammad SAW (3 Januari 2015)
Bulan Rajab (20 April 2015)
Hari Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW (16 Mei 2015)
Bulan Suci Ramadhan 1436 (18 Juni 2015)
Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah (17-18 Juli 2015)
Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriyah (24 September 2015)

Kaos Satuan

Kata-kata Hikmah

Tidak akan terputus rejeki seseorang selama ia tidak meninggalkan doa kepada kedua orang tuanya. Yakini itu dengan keimanan.

Mutiara Hadist

Sesungguh-nya puasa dan bacaan Al Quran memberikan syafaat kepada pelakunya pada hari kiamat - Hadist riwayat Ahmad -

Tausiyah Singkat

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.”
(HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470).

Baca & Doa Selengkapnya'

Kata Ustadz

Yusuf Mansur Network

PAKAIAN SHALAT PAKAIAN KEHIDUPAN - Wahai saudariku, ketika engkau mendirikan shalat menghadap Allah swt tentu engkau berpakaian lebar dan panjang. Engkau tentu tidak berani berpakaian ketat dan pendek. Engkau tentu tidak berani menampakkan sebagian atau seluruh bagian auratmu, atau menampakkan bentuk lekuk-lekuk tubuhmu. Demikian juga halnya di dalam kehidupan sehari-hari di luar (selain) shalat, tentu engkau pasti tidak berani menentang Allah dan Rasul-Nya. Engkau tahu dan paham, ajaran Islam termasuk cara berbusana tidak hanya diamalkan ketika shalat saja, tapi harus diamalkan dalam segala aktivitas kehidupan. Kata Ustadz Selengkpanya'

Mari Bersilaturahmi

Yang Bersilaturahmi

  • 811,437 hits

Silaturahmi lewat email

Bergabunglah dengan 1.022 pengikut lainnya

Follow Tausiyah Islami on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: